BIBIT JAMUR MERANG YANG BERKUALITAS

Pemeliharaan Jamur Merang

Pengomposan Jerami dan kapas

  1. Rendam jerami 2-4 jam.
  2. Buat Sap, tiap Sap di semprot B.A.D.O ( Obat Kompos ).
  3. Taburkan kapur di campur dedek ( Kapur dan dedek lebih dahulu diaduk).
  4. Sudah selesai Sap Terakhir, kompos ditutup selama 4 hari.
  5. Hari ke 4 di balik.
  6. Kompos Selama 10 Hari siap di masukan kumbung.

Pasteurisasi

1. Sebelum kompos dimasukan kumbung ukur terlebih dahulu pH antara 7-8.

2. Masukan jerami kompos kekumbung setinggi 10 – 15 Cm.

3. Pasterisasinya 65– 70Selama 8 jam.

Pembibitan

  1. Ukur dan turunkan temperature dalam kumbung 30 – 35.
  2. Pada suhu 35 Bibit bisa ditebar.
  3. Setelah hari ke empat disemprot kebul dimana micellium sudah menyebar.
  4. Hari ke 10 sudah mulai panen.
  5. Pada panen Hari ke 1 ke 2 mulai disiram dengan air, jangan terlalu basah atau kering.
  6. Pertahankan temperatur media jangan dibawah suhu 30.
  7. Pada panen hari ke 2 media bisa disemnprot dengan bibit semprot.
  8. Pertahankan:

· Temperatur ruang 31-35.

· Temperatur media 31 – 37◦.

· Kelembaban ruangan 95.

Pemeliharaan Ruangan Setelah Selesai Panen

  1. Buang media yang ada didalam kumbung.
  2. Bersihkan kumbung.
  3. Semprot dengan air kapur + Insectisida, agar kelembapan tetap terjaga.
  4. Taburkan kapur pada tanah dalam kumbung.
  5. Buka jendela dan pintu kumbung biar udara masuk.

Bibit jamur dari starter murni yang memperhatikan sifat totipotensi dengan kualitas produksi lebih unggul.

Bio mushroom cell menggunakan dua system dengan satu paket.

  1. Bibit jamur
  2. Bibit semprot

Kegunaan bibit semprot :

  1. untuk menghindari kegagalan dari bibit tabur.
  2. untuk menambah inti dari bibit tabur.
  3. untuk memperpanjang pertumbuhan benang micelium.
  4. untuk pembentukan sepora baru.

Satu paket Bibit Bio Mushroom cell (BMC) terdiri dari :

  1. Bibit Tabur.
  2. Bibit semprot.

Pembelian satu paket Bio mushroom cell (BMC) 50 Bungkus akan mendapatkan satu bibit semprot dan pengarahan di lapanganmeliputi :

  1. Pemeriksaaan pH(Tingkat keasaman) tanah atau kompos dengan menggunakan alat.
  2. Cara pemilihan Bibit yang baik.
  3. Cara pengomposan menggunakan system B.A.D.O ( Bakteri Active Dekomposer Organik).
  4. Cara Penggunaan bibit semprot.
  5. Pemeliharaan masa pertumbuhan (Setelah penaburan bibit).

Cara memelihara (mempertahankan ke lembaban)

Kurangnya pengetahuan petani tentang :

  1. Pemilihan bibit yang baik.
  2. Cara pengomposan yang baik.
  3. Pemeliharaan dan penyakit jamur.
  4. Tingkat keasaaman tanah dan kompos.
  5. Pendapat atau asumsi yang salah tentang Bibit.
  6. Kepanatikan terhadap suatu produk Bibit sehingga tidak mau mencoba sesuatu yang baru.

Sarana konsultasi BMC

Bp. Drs. Enceng soenaryo.

Alamat : Jl. Raya Jatisari RT 01/ RW 03 Kec. Jatisari Kab. Karawang.

Contact Person:085659689675

~ oleh bmc08 pada Oktober 17, 2008.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: